Situs Berita Seputar Dunia Militer,Industri Pertahanan,Teknologi dan Dirgantara

ANGKATAN LAUT AS MULAI MEMBUAT KAPAL SELAM SILUMAN

Published on: Friday, 18 July 2014 // , ,
Departemen Pertahanan Amerika Serikat dilaporkan mulai pembuatan kapal selam robot otonom yang mampu melumpuhkan kapal selam musuh. Kapal selam itu dinamakan Continuous Trail Unmanned Vessel (ACTUV).

Kapal selam itu mampu mencari dan melacak kapal selam musuh secara senyap. Cara itu ditempuh Angkatan laut untuk pengintaian di seluruh dunia.

Melansir Gizmag, Kamis 17 Juli 2014, kapal selam 'siluman' itu dibuat oleh Leidos, perusahaan  berbasis di Reston-Virginia, AS atas permintaan dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), sebuah badan khusus Depertemen Pertahanan AS.

Kapal selam ACTUV itu mampu menghilang di bawah air dan beroperasi tak terlihat. Kemampuan inilah yang digunakan untuk menjalankan misi pencarian dan pelacakan kapal selam musuh.

"Teknologi sensor canggih ACTUV harus memungkinkan untuk pengawasan terus menerus yang dikombinasikan dengan arsitektur dan desain kapal," kata Presiden Grup Leidos, John Fratamico.

Ia mengharapkan kapal ACTUV dapat memberikan navigasi yang aman otonom, guna mendukung misi Angkatan Laut di seluruh dunia.

Untuk membuat kapal selam pengintai itu, disebutkan butuh biaya dan tenaga yang sangat besar. Namun baik DARPA maupun Leidos tak mengonfirmasi berapa total biaya pembuatan kapal selam khusus itu.

Sebagai bagian dari program pengintaian DARPA di lautan, Leidos merancang kapal ACTUV mampu menjalankan tugas pelacakan di dalam air dengan kedalaman ekstrem selama berbulan-bulan.

Kapal selam itu dibangun dari komposit karbon menggunakan desain modular dan metode alur kerja pararel. Cara itu dilakukan untuk mempercepat perakitan kapal.

Kapal juga dilengkapi dengan navigasi, sensor pilot, optik elekto dan radar dengan jangkauan panjang dan pendek.

Leidos mengatakan desain modular ACTUV memungkinkan kapal tak hanya menggelar operasi anti kapal selam musuh saja, desain itu mendukung untuk fungsi intelijen, pengawasan dan misi pengintaian.

Canggihnya, kapal selam khusus ini bisa melaporkan situasi dan kondisi saat itu, serta memiliki komputer yang diprogram mengidentifikasi kapal-kapal lain dan memprediksi apa yang bakal dilakukan kapal yang diintai.

Perusahaan pembuat kapal itu disebutkan telah memulai pembangunan kapal selam khusus itu pada Febuari lalu. Konsep kapal selam khusus ini sudah dibicarakan pada Agustus 2012 silam.


Saat ini kapal ACTUV tengah dibangun di Christensen Shipyard, Vancouver, Washington. Kontruksi kapal dijadwalkan butuh 15 bulan. Setelah rampung, kapal selam itu akan diluncurkan di Columbia River pada 2015 mendatang.

KAPAL PERANG PRODUKSI DALAM NEGERI AKAN DILUNCURKAN SEPTEMBER MENDATANG

KCR
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Marsetio meninjau galangan kapal PT. Palindo Marine Shipyard dan PT. Citra Shipyard Tanjung Uncang Batam, Kepulauan Riau, Kamis, yang merupakan tempat pembuatan kapal perang karya anak bangsa Indonesia.

Seperti yang diberitakan Antara, Kamis (17/7), Kasubdispenum Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Kolonel Laut (P) Suradi Agung Slamet, melaporkan Kasal dalam kunjungan itu diterima langsung oleh Direktur Utama PT. Palindo Marine, Harmanto, dan Dirut PT. Citra Shipyard, Frengky.

Saat ini, kedua perusahaan itu sedang membangun empat 4 unit Kapal Cepat Rudal (KCR) dan satu unit PC 43. Rinciannya, tiga unit KCR diproduksi oleh PT. Palindo Marine Shipyard, satu unit KCR dan satu unit PC 43 dibangun oleh PT. Citra Shipyard.

"Pembangunan kapal perang yang merupakan karya anak bangsa Indonesia ini siap diluncurkan pada awal September mendatang," kata Direktur Utama Palindo Marine, Harmanto.

Kapal perang yang memiliki panjang 44 meter ini dapat melaju hingga 30 knots atau kurang lebih 60 kilometer per jam.

Sebelumnya, perusahaan ini telah sukses memproduksi sejumlah kapal perang TNI Angkatan Laut, antara lain KRI Clurit 641, KRI Kujang 642, dan KRI Beladau 643.

Dalam kunjungannya, Kasal didampingi Asrena Kasal Laksda TNI Agung Pramono, Panglima Armada Barat Laksda TNI Ary Atmaja, Kadismatal Laksma TNI Ir Bambang Naryono, Dan Lantamal lV Laksma TNI Agus Heryana, Dan Lantamal V Brigjen TNI Mar Rudy Andi Hamzah, Kabagset Smin Kasal Letkol Laut (KH) Ali Ridlo, dan Kabag Bungkol Kasal Letkol Laut (E) Lilik Asmoro.

Setelah melakukan peninjauan pembangunan kapal perang karya anak bangsa, Kasal beserta rombongan langsung menuju Batalyon Infanteri 10 Korps Marinir di Setoko, Batam, untuk meresmikan Masjid Al Barkah bagi seluruh prajurit Batalyon serta masyarakat sekitar.

Sebelumnya (16/7), Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko yang didampingi Kasal dan Wakasal melaksanakan inspeksi pasukan Marinir yang terlibat dalam pengamanan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 di lapangan apel Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan di Bhumi Marinir, Cilandak, disambut Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington dan Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari Santoso. Pada pengamanan pilpres kali ini, Korps Marinir menerjunkan 2.901 personel dari jajaran marinir wilayah barat.


Dalam inspeksi untuk mengecek kesiapan serta kondisi prajurit Korps Marinir menjelang pengumuman hasil akhir Pilpres pada 22 Juli itu, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menekankan tiga hal yakni menjaga netralitas TNI, bersikap tegas dalam tindakan, dan profesional dalam bertugas dengan tetap dalam kendali Panglima TNI.

MILITER FILIPINA PESAN KAPAL PERANG BUATAN INDONESIA,TURKI DAN MYANMAR MINAT

Published on: Wednesday, 16 July 2014 // , ,
LPD PT.PAL
PT PAL Indonesia mendapat pesanan dari militer Filipina untuk pembuatan kapal jenis Landing Platform Deck (LPD), setelah berhasil memproduksi Kapal Cepat Rudal (KCR) milik Kementerian Pertahanan RI.
Perusahaan juga tengah melakukan penjajagan dengan sejumlah negara untuk keperluan yang sama.

"Sudah ada dua negara yang melakukan penjajakan kerja sama. Besok, Rabu 16 Juli 2014, jadwalnya dilakukan kerja sama dengan pemerintah Myanmar. Selain itu, pemerintah Turki juga menaksir produksi kita," ujar Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Edy Widarto di Surabaya, Selasa 15 Juli 2014.

Dia menjelaskan, PT PAL Indonesia memang tengah melakukan penjajagan dengan sejumlah negara, di antaranya Turki dan Myanmar. "Tetapi, kami belum tahu apa saja yang dibutuhkan kedua negara itu," kata Edy.

Saat ini, PT PAL Indonesia telah memproduksi sejumlah kapal niaga, baik jenis petikemas, kargo, penumpang, tanker kimia, dan tanker minyak. Termasuk juga membuat alutsista, seperti KCR dan PKR, ditambah rencana pembangunan kapal selam.
Selain itu, PT PAL Indonesia juga mampu memproduksi EPCI Gass Compressor senilai US$43 juta.

Myanmar disebut tertarik dengan jenis kapal LPD, seperti yang dipesan Filipina dengan nilai US$90 juta. Soal jenis kapal apa yang akan dipesan Myanmar, pihaknya belum bisa memastikan. "Saat ini, kami masih melayani pesanan KCR dari Kemenhan. Dengan Myanmar masih dibicarakan besok," katanya.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyebut pemerintah membutuhkan 16 unit KCR 60 meter dan 16 unit KCR 40 meter. Sementara itu, kapasitas produksi PT PAL Indonesia mampu membangun tiga unit KCR dalam setahun.

Sjafrie Sjamsoeddin disela kunjungannya, menyebut pemerintah tengah melakukan penjajagan kerjasama dengan sejumlah negara, dengan menunjuk PT PAL Indonesia sebagai lead integrator yang memiliki combat system.


"Pada tahun 2025 nanti, alutsista kita akan ideal. Saat ini, kita butuh peningkatan industri pertahanan, yang di dalamnya menyangkut alutsista. Apakah itu kapal, pesawat, maupun persenjataannya," katanya.

CURI DATA PESAWAT TEMPUR CANGGIH,PENGUSAHA CINA SEWA HACKER

F-35
Nampaknya ketegangan antara Amerika Serikat dan China di dunia maya belum selesai. Salah satu pejabat asal Negeri Tirai Bambu kini ketahuan melakukan aksi peretasan terhadap data sensitif pemerintah Amerika Serikat (AS).

Seperti yang diberitakan oleh Wall Street Journal (11/07), pengadilan AS telah mendakwa bersalah seorang pemilik dari perusahaan penerbangan asal China akibat tindakan hacking data kontraktor pesawat tempur AS secara kolektif.

Pria China bernama Su Bin yang kini menetap di Kanada tersebut terbukti menyewa dua orang hacker untuk mencuri data terkait dengan pesawat militer kargo Boeing C-17 dan dua pesawat jet buatan Lockheed Martin, yakni F-22 dan F-35.

Su sendiri telah berhasil ditangkap pada tanggal 28 Juni lalu di Kanada dan sedang dalam proses ekstradisi. Berbeda dengan aksi hacking yang 'berbau' spionase, Su dan kedua hacker-nya tidak memberikan data curian itu kepada agen pemerintah China atau negara lain, melainkan menjualnya kepada perusahaan penerbangan lain, Engadget (14/07).


Hingga saat ini baik pemerintah China dan pengacara dari Su masih enggan untuk mengomentari aksi pencurian data ini. Pihak pemerintah Amerika juga telah mengantongi banyak bukti, termasuk email dalam jumlah besar yang berhubungan kasus ini.

3 DARI 24 PESAWAT F-16 PESANAN TNI AU AKAN TIBA BULAN INI

JAKARTA - Alutsista TNI Angkatan Udara (AU) semakin tangguh. Bulan ini, tiga dari 24 unit F-16 yang dipesan dari Amerika Serikat (AS) sudah datang di Tanah Air.

TNI AU selama ini sudah mengoperasikan F-16. Namun, untuk yang 24 unit ini memiliki perbedaan mencolok dengan F-16 15 OCU, yang sekarang dioperasikan TNI AU.

Yang sangat berbeda adalah, sistem MMC (modular mission computer) tape lima sebagai jantung dan otak avionic pesawat, multi function display berwarna yang menggantikan display analog, data link 16, stores management system terbaru, system embedded GPS & INS yang canggih dan memungkinkan pesawat menembakkan bom JDAM dengan kendali GPS.

Selain itu, dilengkapi sistem radio have quick II untuk menjamin kerahasiaan komunikasi dan data, missile warning system, jammer system dan electronic warfare system yang memungkinkan pesawat ini, melaksanakan misi SEAD (suppression of enemy air defence) untuk menghancurkan sarang-sarang radar dan rudal pertahanan udara lawan.

Pesawat F-16 C/D 52ID TNI AU, telah menjalani modifikasi struktur rangka pesawat yang membuat umur rangka pesawat menjadi lebih dari 10.000 jam.

Sehingga, memungkinkan pesawat dipakai selama 10 tahun lagi. Pada saat usia pakai F-16 C/D 52 ID berakhir, maka diharapkan Indonesia sudah memiliki armada pesawat tempur modern masa depan generasi 4.5 atau generasi lima.

Kemampuan operasi dan teknologi pesawat ini dirasa sudah memadai dalam meningkatkan secara signifikan kemampuan jajaran tempur TNI AU dalam manajemen perang udara modern.

“Pesawat F-16 C/D Block 52ID ini akan sanggup bertempur siang dan malam disegala kondisi cuaca dan segala macam sasaran,” tegas Kadispenau Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (15/7/2014).


Rencananya pesawat baru ini akan memperkuat Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skadron Udara 16 Lanud Rusmin Nurjadin Pekanbaru. Penambahan 24 unit pesawat tempur ini akan menambah kekuatan TNI AU secara cukup signifikan.

SERAH TERIMA PESAWAT F-16,TNI AU KIRIM ENAM PENERBANG KE AS

hangar flight test facility Hill Air Force Base (AFB) Utah, AS.
Tiga dari 24 unit pesawat tempur F-16 C/D 52ID telah diserahterimakan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) kepada Pemerintah Indonesia, Senin 14 Juli 2014, di hangar flight test facility Hill Air Force Base (AFB) Utah, AS.

Ketiganya terdiri dari dua pesawat F-16 D (kursi ganda) dengan nomor ekor TS1620 dan TS1623, serta sebuah pesawat F-16 C (kursi tunggal) dengan nomor ekor TS 1625.

Dalam serah terima itu, pihak AS diwakili Chalon Keller, Acting Chief F-16 International Branch. Sementara Pemerintah Indonesia diwakili Atase Udara RI Kol Pnb Beni Koessetianto.

Pengadaan 24 pesawat F16 C/D 52ID dalam proyek “Peace Bima Sena II” ini sesuai dengan kontrak yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 2012 silam.

Momen ini sekaligus kesempatan pertama bagi para penerbang Skuadron Udara 3 Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iswahjudi Madiun, yang mengikuti program konversi instruktur penerbang F-16 C/D Block 52ID untuk melihat sosok luar dan cockpit pesawat tersebut.

Dua dari enam penerbang yang dikirim TNI AU, selanjutnya ikut dalam penerbangan ferry jarak jauh tiga pesawat pertama tersebut ke Indonesia.

Rencananya dua pesawat F-16 D dengan nomor ekor TS 1620 diawaki oleh Col Howard Purcell (Komandan 162 Fighter Wing)/Letkol Firman Dwi Cahyono dan TS 1623 diawaki Ltc Erik Houston/Mayor Anjar Legowo, serta
sebuah pesawat F-16 C dengan nomor ekor TS 1625 diawaki oleh Maj Collin Coatney.

Selama perjalanan, ketiga pesawat akan terbang melintasi Samudera Pasifik dengan mengikuti pesawat tanker KC-135 milik USAF, sebagai pesawat untuk air refueling atau pengisian bahan bakar di udara. Rencananya penerbangan dimulai tanggal 15 juli 2014 dengan take off dari Hill AFB, Utah pada pukul 11.00 waktu setempat, menuju  Eilsen AFB Alaska (4 jam 23 menit).

Selanjutnya tanggal 17 Juli dari Eilsen AFB Alaska menuju Andersen AFB Guam (9 jam 40 menit) dan leg terakhir tanggal 20 Juli dari Guam langsung menuju Lanud Iswahyudi Madiun (5 jam 16 menit).

"Ketiga pesawat direncanakan  akan mendarat di Madiun pukul 11.16 WIB pada Minggu  20 Juli 2014,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Sebelumnya, TNI AU mengirim enam penerbang F-16 untuk mengikuti latihan konversi ini di Wing Tempur 162 yang berada dibawah Pangkalan Air National Guard di Tucson, Arizona sejak 30 Juni hingga 11 Juli 2014.


Keenam penerbang TNI AU tersebut adalah Komandan Skadron Udara 3 Letkol Pnb Firman “Foxhound” Dwi Cahyono,40; Mayor Pnb Anjar “Beagle” Legowo,38; Mayor Pnb Bambang “Bramble” Apriyanto,34; Kapten Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga,31; Kapten Pnb Anwar “Weasel” Sovie,30; dan Kapten Pnb Bambang “Sphynx” Yudhistira,30.

22 JULI,SEMUA ALUTSISTA DISIAGAKAN

Published on: // ,
Panglima Kodam Jaya, Mayjen Mulyono menegaskan TNI akan menyiagakan semua alutsista di DKI untuk mengamankan hasil pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), 22 Juli mendatang. Mulyono mengatakan, anggotanya juga akan dilengkapi dengan peluru karet untuk menetralisir gangguan keamanan.

"Peluru karet itu kan salah satu perlengkapan yang kita akan persiapkan, peluru karet dapat melumpuhkan. Intinya semua alutsista yang ada di DKI akan kita siagakan," ujar Mulyono di Kodam Jaya, Jakarta Timur, Selasa (15/7).

Mulyono menuturkan, pihaknya hanya membantu pihak kepolisian dengan kemampuan TNI. "Prinsipnya saya akan memback up kepolisian dengan kemampuan TNI yang ada. Soal tembak menembak kan itu semua ada prosedur dan tahapannya, enggak sembarangan," jelas dia.

Dia mengaku belum mendapat informasi tentang pergerakan yang akan mengacaukan keamanan atau pengerahan massa saat pengumuman hasil pilpres. "Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi pengerahan massa, mungkin KPU menjadi tempat pengerahan massa," kata Mulyono.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, lanjut Mulyono, pihaknya akan menyiagakan 73 Satuan Setingkat Kompi (SSK) di 24 titik di ibu kota untuk mengantisipasi pengumuman hasil pemilu oleh KPU. Dia berharap situasi tetap kondusif sampai pengumuman hasil suara nanti.

"Saya sudah mengantisipasi dengan menyiapkan pasukan 73 SSK di 24 titik poin, meliputi objek kantor pemerintahan yang harus saya antisipasi, saya berharap sampai tangga 22 kondisi tetap kondusif," katanya

Siapapun presiden baru mendatang, Mulyono menegaskan TNI tetap akan mengawal. "Hakikatnya sebelum pemilu sudah kita siagakan, saya akan mengawal, siapa pun yang terpilih itulah pilihan rakyat, kita bersama polri akan mengawal. InsyaAllah pemilu aman," tutur dia.


LATMA MULTILATERAL KOMODO 2014,TNI AL KERAHKAN LEBIH DARI 15 KAPAL PERANG

Published on: Wednesday, 12 March 2014 // ,
JAKARTA -Dalam rangka kegiatan Latma Multilateral Komodo 2014, TNI Angkatan Laut akan mengerahkan lebih dari 15 kapal perang berbagai type dan jenis dari Satuan-satuan Koarmabar, Koarmatim dan Kolinlamil yang akan melaksanakan latihan bersama 16 negara dari Asean dan Asean plus  di perairan Batam serta Kepulauan Natuna dan Anambas.

Dalam latihan yang akan digelar di perairan Indonesia ini bertindak selaku Direktur Latihan Multilateral Komodo 2014 adalah Laksamana Pertama (Laksma) TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D  yang sehari hari menjabat Komandan Gugus Tempur Laut Komando  Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlaarmabar).

Kapal perang TNI AL yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, dari Koarmabar diantarannya KRI jenis Parchim yaitu KRI Teuku Umar-385, KRI Imam Bonjol-383    dan jenis Froch KRI Teluk Celukan Bawang-532, jenis kapal cepat KRI Alamang-643, dan kapal patroli KRI Sembilang-850, KRI Matacora-823, dan KRI Tarihu-829.

Dari Koarmatim KRI jenis Sigma KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Sultan Hasanuddin-366, jenis perusak kawal rudal KRI Oswald Siahaan-354, KRI Yos Soedarso-353, jenis BCM KRI Arun-903, jenis LST KRI Teluk Banten-516, jenis LPD KRI Makassar-590, jenis TD KRI Soputan-923 dan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso-990.

Sedangkan dari Kolinlamil, KRI jenis froch KRI Teluk Hading-538, KRI Teluk Parigi-539, dan jenis kapal angkut pasukan KRI Nusanive-973 yang akan difungsikan sebagai messing bagi personel yang terlibat kegiatan di Batam.

Selain melibatkan kapal perang, TNI AL melibatkan pesawat udara jenis Helly dan Cassa TNI AL dan sea rider untuk mendukung kegiatan pengamanan dan SAR selama rangkaian kegiatan berlangsung di Batam dan sekitarnya.

Sementara itu, pada acara puncak Latma Multilateral Komodo 2014 yang akan digelar di Batam, dimeriahkan berbagai kegiatan seperti kegiatan festival maritim yang akan menampilkan pagelaran jazz, pangung prajurit, lomba memasak atau battle of chef serta kegiatan olahraga seperti triathlon, sepeda santai, lomba perahu naga dan Kirab kota.

Dalam kirab kota tersebut akan melibatkan lebih dari tiga ribu peserta dari prajurit TNI AL diantaranya anggota KRI, Drum Band AAL, Batalyon Marinir dari Kormar, terjun payung, ranpur. Selain itu melibatkan personel dari TNI AD, TNI AU, Polri, Pemda, Drum Band Sekolah-sekolah di Batam, masyarakat setempat.


Sejumlah kapal perang TNI AL dan kapal perang Negara peserta yang terlibat dalam Latma Multilateral Komodo 2014 ini  pada akhir bulan maret 2014 akan melaksanakan lego jangkar di perairan Dermaga Batu Ampar Batam.
\
Powered by Blogger.

Feed!

Feed!

Feed!

Feed!

Feed!

Feed!

Teman Anda Menyarankan

  • NEW POST

  • RSS Feed!
    RSS Feed!
    Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!

    Headlines News

    Feed!

    Contact Form

    Name

    Email *

    Message *

    Cara Kerja Kapal Selam klik submerge

    Total Pageviews

    Blog Archive

    Pengikut

    adds

    adds

    Halaman Facebook